Minggu, 12 Februari 2012

Just Semarang..


“Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hambaNya...dst”,,begitulah bunyi firman Allah di surah Al Isra pada ayat pertamanya, ada tuntunan bahwa seorang insan mesti melakukan perjalanan untuk memaknai hidupnya di muka bumi.
Dari perjalanan seseorang mengetahui jati diri nya tentang apa yang di  maknai selama ini dalam hidupnya. Dari perjalanan banyak, hikmah dari pemandangan sekitar yang terlihat,sehingga ia tahu apa yang harus diperbuat untuk kedepannya. Dan dari perjalanan seseorang mengetahui kondisinya jika dalam keadaan sulit ia seperti apa dalam tindakannya. Dan banyak hal lain ketika kita tahu hikmah dari perjalanan yang kita lakukan.

Baru-baru ini saya melakukan perjalanan yang menurut saya cukup heroik dan melelahkan. Saya menghabiskan lebih dari 12 jam perjalanan dengan seorang diri dalam waktu satu hari, hingga banyak cerita dan hikmah yang saya dapat dalam perjalanan yang saya lalui.

Semarang menjadi kota tujuan yang saya kunjungi. Berangkat dari jogja seorang diri dengan mengenakan kendaraan Bajaj milik seorang teman baik saya, menemani saya hingga 12 jam lebih berlalu mengharungi dari jogja hingga semarang. Jam 6 pagi jadi waktu yang saya tentukan untuk memulai perjalanannya. Di awali dari jalan kali urang dan ringroad hingga masuk ke jalan magelang, singkat cerita setalah hampir 2 jam perjalanan saya berhenti di sebuah masjid untuk beristirahat sejenak dan melepas kewajiban untuk mensedekahkan persendian saya (shalat dhuha). Dalam istirahat yang tak lebih dari 20 menit ini, banyak yang terlihat dari sekitar.,mulai dari seorang ibu yang sedang menjemur hasil panen dari sawahnya,kemudian di masjid yang saya tempati untuk sholat ada seorang bapak yang dengan semangatnya mengepel teras masjid. Di dalam masjid pun terlihat seorang bapak yang menunaikan sholat dhuha juga.,dimana dliuar masjid di tunggu oleh isterinya yang mengenakan niqab. Belum lagi di seberang jalan terlihat truk-truk yang juga berhenti, mungkin sebagai tempat pengistirahatan seorang supir, dan banyak lagi disekitarnya. Di belakang masjid terlihat hamparan sawah dan bukit nan begitu indah menambah kedamaian hari yang saya rasakan waktu itu..yaa..kedamaian itu yang terasa dari apa yang saya lihat dan jalani hingga waktu itu.

Setelah mengambil foto hamparan sawah, saya kembali bergegas untuk melanjutkan perjalanan yang saya tujui yakni Semarang. Satu jam tak terasa begitu berlalu melewati jalan yang sebelumnya tak pernah saya lewati namun pada akhirnya sayapun memasuki kota Semarang, kota yang terkenal dengan Kota Lumpianya ini(liat pinggir jalan ada yang jual.,tapi mengurungkan niat utk membelinya) adalah 5 dari Kota besar di Pulau Jawa(jakarta,bandung,semarang, jogja dan Surabaya) yang belum saya singgahi. Dan Alhamdulillah 25 januari 2012 menjadi waktu pertama saya ke kota Semarang meski melewati hujan gerimis dan angin yang cukup kencang waktu itu.

Sebelum mencapai tujuan yang saya singgahi yakni MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah), saya menyempatkan mampir di Universitas Diponegoro, yang kebetulan juga lagi dalam seremonial wisudanya disana. Universitas Diponegoro atau yang lebih di kenal dengan Undip ini memiliki kampus dengan kawasan yang menurut saya mirip dengan Universitas Indonesia atau Univeritas Padjajaran yang berada di Jatinangor, mungkin karena memasuki kampusnya yang banyak pepohonan yang saya lihat serta adanya angkot di kawasan kampus. Tak seperti di kampus yang saya geluti yakni Universitas Gadjah Mada yang tak di temukan disana.

Masuk ke Undip, sekaligus memberikan ucapan selamat kepada seorang teman mahasiswi fakultas ekonomi yang lagi wisuda disana. Meski awalnya tak sempat ketemu namun akhirnya ketika sudah mau meninggalkan kampus Undip saya jadi bisa mengucapkan selamat atas wisuda kepadanya. Singkat cerita setelah mengucapkan selamat, diri ini pun langsung mengarahkan kendaraan menuju dan mencari alamat MAJT, melewati simpang 5,,dimana simpang ini seperti bunderan yang dikelilingi berbagai macam gedung,,saya masuk dari simpang 5 menuju arah purwodadi. Sembari bertanya dan sempat juga nyasar.,akhirnya dari kejauhan saya melihat menara dan kompelk gede yang ada masjidnya.,dan sudah saya kira..itu lah MAJT Masjid Agung Jawa Tengah.

Woow.,dari kejauhan saja sudah terlihat kemegahan dan ketakjuban saya tentang masjid ini. Meski sedikit gerimis yang menghampiri.,tak menyurutkan saya untuk masuk kedalam dan menunaikan Shalat 2 raka’at disana.(sebelumnya shalat zuhur-ashar sudah saya jama’ di masjid dekat Undip). Baru menginjak teras luarnya saja.,saya langsung mengangkat kamera yang saya bawa dan mengarahkan lensa ke masjid yang ingin saya ambil fotonya. Luar biasa.,masjid yang indah yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Meskipun ke masjid-masjid besar seperti Istiqlal, Masjid Kampus UGM yang pernah saya masuki.,selain unggul dengan kompleks yang begitu luas.,arsitektur bangunan yang indah menjadi kemegahan MAJT berbeda dengan masjid-masjid lainnya.

Waktu untuk melihat-lihat dan menghunting fotonya pun emang tak lama,kurang dari 1 jam saya pun meninggalkan masjidnya.,selain sudah sore.,turunnya hujan menjadi saya menghambat untuk mengambil view yang tepat untuk memotret. Pukul 15.10 tepatnya saya pun meninggalkan masjid nan megah itu, masjid yang sejak dulu ingin saya kunjungi akhirnya kesampaian juga. Alhamdulillah rasa syukur padaMu, telah memberikan nikmat perjalanan sampai di masjid yang di tuju ini. Perjalanan pulang pun dilanjutkan dengan berhadapan dengan air yang turun dari langit. Beriringan dengan lapar yang menggerogoti perut saya berhenti di sebuah warung makan pinggir jalan. Warung sederhana dengan layanan prasmanan, sebagai pengganti makan siang saya. Yang menarik disini adalah ketika makan sang pelayan mengatakan “ mas itu pisang yang di meja mas gratis 1 buah, silahkan mas”.,dan saya langsung berfikir, gratis?apakah dipotong dari menu makan saya yang cuma lele atau ni pisang dah lama jadi gak ada yang makan?tapi yang penting bersyukur, dapat buah gratis gede lagi pisangnya dan mantaab,,hehe..

Perjalanan pun berlanjut dengan bertanya kepada sang pemilik warung setelah selesai makan, “kalau ke arah jogja itu mana ya pak?” Setelah mendapat info yang tepat, meski mengharungi hujan sayapun kembali menempuh perjalanan menuju tanah kraton. Mengikuti petunjuk arah yang berada di pinggir jalan saya pun mengarahkan si bajaj yang saya tunggangi. Sebelum matahari terbenam saya sempat berhenti di pinggir jalan, tepatnya di daerah kabupaten temanggung, untuk merekam diafragma yang indah itu. Lensa yang saya bawa kembali saya arahkan ke siluet antara merapi dan merbabu. Hmm.,benar-benar indah hari ini. J

Sempat terjebak macet didaerah Ambarawa, akibat ada tabrakan kecil antara truk dan mobil kijang. Tak ada korban yang terjadi, hanya saja benturan pada mobil yang saya lihat cukup parah dan hanya melihat sepintas. Setelah keluar dari jebakan macet, pergantian waktu pun terjadi, sinar sang mentari telah tertupi dengan gelap yang datang. Dan saya bergegas hendak menghampiri masjid terdekat di pinggir kiri jalan untuk menunaikan shalat maghrib-isya. Tepat di perbatasan Kota magelang dan Ambarawa saya berhenti(huuufht...pegel juga ni badan seharian dimotor).

Jama’ taqdim kembali saya lakukan untuk mempersingkat waktu karena sedang dalam perjalanan, yakni antara maghrib dan isya di waktu maghrib. Setelah usai, bergegas kembali meruntun si bajaj, menempuh jalan magelang hingga sampai kembali ke kosan. Alhamdulilah, lebih dari 250 KM pergi dan pulang saya menempuh perjalanan. Sungguh menjadi catatan dan inspirasi tersendiri buat saya. Begitu KuasaNya yang mengizinkan saya melihat ayat-ayat QauniyahNya, mengambil ibroh dari apa yang ia takdirkan setiap harinya buat kita sebagai insan. Dan Alhamdulillah dengan segala izinNya, Allah memberikan keselamatan bagi saya dari berangkat hingga kembali ketempat tinggal. Semoga akan kisah perjalanan lagi yang bisa saya lakukan agar diri ini semakin dekat denganNya. Aamiiin ya rabbal’alamiin.

2 komentar:

  1. Emang di jogja ada bajaj ??
    pangkalannya dimana ul?

    kunjungan perdana ke blog antum,
    keep inspiring
    ^^,

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada kok des.,di jalan magelang tu sorumnya dekat daihatsu honda gtu..
      hehehe...bajaj motor

      waah.,ni blog masih lugu banget.,blum ekspert mah.
      nulis klw lagi inget aja.. :)

      anti ada blog po des?

      Hapus

Terima Kasih atas masukannya...

semoga menjadi lebih baik