Kamis, 24 Juni 2010

My Journey




Prakata

“eh ternyata kita dah kelas 3 lo,ntar lagi mau masuk Perguruan Tinggi,milih jurusan apa ya??” (bingun mode on)
Kalimat ini sering terlontar ketika sudah merasa mendekati tingkat akhir sekolah,baik baru awal kelas 3 atau baru nyadar pas kelas 3 mau akhir. Meskipun tidak semua berasumsi kalau yang pengen masuk perguruan tinggi itu.,baru mikirnya pas kelas 3 aja.,padahal dari kelas 1 atau kelas 2 ternyata juga dah ada mikirin ntar mau kuliah gimana.
Ada yang memilih kuliah itu berdasarkan universitas mana yang ia tuju.,namun tidak sedikit juga yang memilih kuliah itu berdasarkan jurusan atau fakultasnya tanpa melihat universitas manapun. Yaa..,semua terserah kita.

Point

Teknik Fisika...,mungkin di kalangan sekarang sudah tak asing lagi. Beda dengan 5 atau 6 tahun lalu, yang mungkin terasa asing ketika mendengar nama itu. “teknik fisika???..,ada ya??”...”ntar lulusannya kerja dimana??” (mungkin pertanyaan-pertanyaan ini yang sering terlontar ketika mendengar tanggapan-tanggapan pertama kali ketika mendengar nama teknik fisika).
Lain dulu, jelas lain sekarang. Yang menganggap teknik fisika merupakan salah satu jurusan yang banyak diminati akhir-akhir ini. Meskipun tidak banyak universitas yang memiliki jurusan teknik fisika, dimana sejauh pengetahuan saya baru ada 5 se-indonesia yang memiliki jurusan teknik fisika, yaitu UNAS,ITT-Telkom,ITB,UGM dan ITS.


Balik kepada pointnya, yang menjadi hati saya terbesit untuk memilih jurusan teknik fisika. Secara pribadi, mungkin ada sedikit historis yang akan saya ceritakan kenapa saya memilih jurusan teknik fisika. Pastinya setiap orang punya latar belakang yang berbeda-beda terkait ini.,meskipun ada yang sama(sok ngaku^^). Namun saya pribadi lebih menekankan ketika pas di SMA dulu dimana ada beberapa alumni yang memilih jurusan teknik fisika yang kebetulan saya pun sedikit-banyaknya suka dengan pelajaran fisika. Ketika pas liburan, para alumni sering main ke sekolah dan tidak sedikit juga yang memberi motivasi ke saya dan teman-teman untuk bisa masuk perguruan tinggi favorit dengan jurusan yang juga favorit.

Teknik fisika...,itulah kata yang membuat saya penasaran. Tanpa banyak berfikir, saya mencoba mencari banyak tahu terutama dengan alumni sekolah saya yang kebetulan pas main kesekolah ketika ia libur.
Rata-rata alumni sekolah saya yang masuk jurusan teknik fisika, adalah jurusan teknik fisika ITB. Meskipun berbeda dengan saya,yang merupakan orang kedua dari SMA saya yang memilih jurusan Teknik Fisika UGM, sebelumnya juga sudah ada angkatan 2001, Taslim Jailani yang merupakan 1 alumni dengan SMAN 1 Padangpanjang juga.

Ya..,pada awalnya pun saya berniat untuk memasuki jurusan teknik fisika ITB, karena mendengar penjelasan yang panjang lebar dari beliau. Teknik fisika jurusan yang unik dan asyik sebenarnya, kenapa asyik??...,ya liat aja.,udah teknik terus ada fisikanya lagi. Secara bahasa kita sendiri bisa mengartikan, teknik saja dasarnya sudah fisika, terus ada fisika lagi. So.,berarti semuanya berbau fisika, singkatnya begitu. Selanjutnya kakak kelas saya tadi menjelaskan terkait apa aja yang di teknik fisika. Karena sesuai dengan namanya teknik fisika.,yang udah teknik, trus fisika lagi, secara analogi bisa kita balik berarti teknik semua, asumsi adalah semua fisika adalah teknik dan semua teknik adalah fisika, berarti secara tidak langsung yang di teknik fisika, ya semua teknik. Mendengar penjelas tersebut saya berfikir, berarti semua tentang teknik yang ada, misal teknik elektro, teknik sipil, teknik mesin, teknik kimia, dan teknik lainnya, ada teknik fisika. Asumsi saya inilah yang membuat saya cukup tertarik dengan teknik fisika dengan anggapan kita jadi banyak tahu. Selain itu menanyai terkait lapangan pekerjaan tentang teknik fisika. Otomatis kitapun bisa beranggapan jurusan apapun yang diminta kalau teknik fisika masuk, bisa diterima dengan syarat seorang lulusan teknik fisika tersebut harus mendalami tujuan kosentrasi yang diminta. Tak terkecuali bagi konsentrasi teknik fisika sendiri yang mayoritas terbagi menjadi Energi dan Instrumentasi.

Inilah yang menjadi historis saya kenapa saya menjadi tertarik dengan teknik fisika. Karena memang teknik fisika itu unik dan menarik. Mungkin tidak jauh berbeda dengan alasan teman-teman yang lain.
Selanjutnya terkait kenapa bisa memilih teknik fisika UGM, mungkin sama dengan kebanyakan pendapat, yang dilihat UGM-nya, kalau ITB hanya berupa Institut. So.,tentu jaringan UGM lebih luas di bandingkan dengan Institut. Hal lain yang menarik dari UGM adalah lokasi UGM sendiri yang berada di tanah keraton ini, yakni Yogyakarta yang sering di cap orang sebagai kota pelajar. Dan fakultas teknik adalah fakultas yang paling banyak diminati oleh semua calon mahasiswa di indonesia tanpa melihat universitas manapun, yang jelas teknik adalah yang terbesar skalanya dan paling banyak dicari dalam lapangan pekerjaan nanti.



Selanjutnya
Adalah hal yang sangat wajar ketika ditanya tentang kemana anda akan ‘pergi’ setelah lulus dari jurusan yang anda pilih?
Diteknik fisika sendiri sudah banyak alumni yang sudah memasuki dunia kerja, pun melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya sesuai konsentrasi yang ia tuju, baik di lokal maupun internasional, namun rata-rata lulusan teknik fisika lebih memilih untuk mendapatkan lapangan pekerjaan terlebih dahulu ketimbang melanjutkan S2.

Bagi saya pribadi tentunya setelah mengikuti 3 tahun perkuliahan di teknik fisika sudah mendapatkan harapan, kemana setelah dari lulusan sarjana strata-1 Teknik Fisika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada ini, namun terkait harapan ini juga mendapat masukan dan pertimbangan dari orang tua tentunya. Dimana saya sendiri berkeinginan melanjutkan program S2 dengan konsentrasi Energi Air, sedangkan dari keluarga sendiri harapan mereka saya bisa mendapatkan pekerjaan terlebih dahulu setelah lulus nanti.
Kondisi seperti ini sebenarnya bukanlah sebuah masalah besar bagi saya, karena semua tujuannya sama yaitu salah satunya membuat orang yang telah menyengolahkan saya selama ini bangga terhadap apa yang saya peroleh dengan pemberian kebahagiaan buat mereka. Baik dengan bekerja ataupun saya bekerja setelah kuliah S2 nanti. Yang jelas harapan inilah yang membuat saya bangga dengan kuliah di jurusan teknik fisika, ada capaian yang lebih setelah lulus dari teknik fisika. Bahkan dalam mata kuliah beberapa waktu lalu, pernah di sampaikan oleh seorang dosen yang mengajar ketika itu, beliau mengatakan bahwa “bahwa lulus dari teknik fisika, bisa mengerti semuanya atau bingung semuanya”. Semuanya disini adalah dasar ilmu dari jurusan lain yang kita peroleh dari teknik fisika. Otomatis orang-orang lulusan teknik fisika sangat besar berpeluang menjadi pimpinan dalam tim yang di isi oleh orang-orang teknik pada umumnya, karena ia ,mengetahui akan semuanya. Belum lagi lapangan pekerjaan yang bisa ia ciptakan sendiri dengan keahlian dari lulusan teknik fisika.

Yang pasti semua peluang itu ada, tergantung kita mau mengarahkannya kemana. Bisa akan semuanya, atau sebaliknya bingung akan semuanya.
Alhamdulillah mungkin ini sedkit historis saya pribadi mengenai alasan memilih teknik fisika dan mau kemana setelah lulusan dari teknik fisika. Semoga dari harapan kecil ini bisa menjadikan kita semua dan bangsa ini lebih baik.


Bravo teknik fisika.......................................................................................................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas masukannya...

semoga menjadi lebih baik